Lanjut dari cerita nasi thiwul, kini aku sudah duduk di ruangan CAD/CAM. Tiap hari bikin gambar karena sekarang sudah menjadi seorang tukang gambar walau belum jago. Enjoy banget apalagi di komputerku ada speakernya jadi bisa dengerin music sambil kerja. Mau ngopi tinggal muter kursi kebelakang karena di belakang saya ada ruang istirahat. Bisa ngopi, soft drink, atau camilan yang ada di kulkas. Komplit pokoknya. Hm… lagi lagi ingat nasi thiwul, coba kalau di kulkas ada.
Waktu bermetamorfosis ke CAD/CAM ada sebuah surat yang harus saya tandatangani. Surat itu adalah surat pernyataan bahwa saya akan di didik dan di kembangkan ilmu CAD/CAM nya di perusahaan ini dan saya bersedia bekerja di perusahaan ini terus. Perusahaan perlu mengikat saya secara tertulis karena senior-senior saya banyak yang pindah ke perusahaan lain karena gaji yang lebih tinggi. Bisa di bilang di bajak pabrik lain. Dan itu sangat sering terjadi karena untuk tenaga drafter sole saya kira belum ada sekolah di Indonesia yang memiliki lulusan (drafter sole). Didikan seperti ini hanya di dapat dari PT NIKOMAS, Baca entri selengkapnya »



